Cara Melakukan Long dan Short dengan Perdagangan Margin (Spot)

logo
Terakhir diperbarui pada 2026-03-04 09:28:29
Bagikan
Penafian: Artikel ini merupakan terjemahan awal dalam bahasa Indonesia yang disediakan melalui terjemahan mesin. Versi yang disempurnakan akan tersedia nanti.

Dalam perdagangan margin, memahami posisi long dan posisi short merupakan hal yang penting bagi para trader. Mari kita pelajari kedua istilah ini sebelum menjelaskan cara kerja long dan short.


  1. Long: Ketika trader mempertahankan posisi long, artinya mereka memperkirakan bahwa harga koin akan naik di waktu mendatang. Jika harga bergerak ke arah yang diinginkan, yaitu ke atas, Anda dapat membeli dengan harga rendah, lalu menjual dengan harga tinggi. Dengan cara ini, Anda dapat meraih laba dari perbedaan harga tersebut.


Dengan perdagangan margin, Anda dapat meminjam USDT untuk membeli/melakukan long lebih banyak koin, lalu mengembalikan USDT yang dipinjam beserta bunga setelah menjual koin tersebut.


  1. Short: Ketika trader mempertahankan posisi short, artinya mereka memperkirakan bahwa harga koin akan turun di waktu mendatang. Jika harga bergerak ke arah yang diinginkan, yaitu ke bawah, Anda dapat menjual dengan harga tinggi, lalu membeli dengan harga rendah. Dengan cara ini, Anda dapat meraih laba dari perbedaan harga tersebut.


Perdagangan margin memungkinkan Anda untuk meminjam koin yang bersangkutan untuk menjual/melakukan short lebih banyak koin, lalu mengembalikan koin yang dipinjam beserta bunga setelah membeli kembali koin tersebut.



Long

Misalkan Trader A memperkirakan harga BTC akan naik di masa mendatang.


Faktor

Pasangan perdagangan: BTC/USDT

Harga BTC: 50.000 USDT

Leverage: 5x


Misalnya, Trader A ingin melakukan long 1 BTC pada harga 50.000 USDT. Saat ini, Trader A memiliki saldo tersedia sebesar 10.000 USDT di Akun Perdagangan Terpadu miliknya. Mereka dapat membeli 1 BTC dengan leverage 5x. Setelah pesanan long ditempatkan, sistem akan secara otomatis meminjam 40.000 USDT untuk membeli 1 BTC pada harga 50.000 USDT.


Dua hari kemudian, harga BTC naik menjadi 52.000 USDT, dan pada saat itu, Trader A menjual 1 BTC dan secara manual membayar kembali pinjaman sebesar 40.000 USDT. Mereka dapat memperoleh keuntungan sebesar 2.000 USDT* berdasarkan perhitungan berikut:


Profit = (52.000 − 50.000) × 1






Short

Katakanlah Trader B memperkirakan harga BTC akan turun di masa mendatang.


Faktor

Pasangan perdagangan: BTC/USDT

Harga BTC: 50.000 USDT

Leverage: 5x


Misalnya, Trader B ingin melakukan short 0,8 BTC pada harga 50.000 USDT. Saat ini, Trader B memiliki saldo tersedia sebesar 10.000 USDT di Akun Perdagangan Terpadu miliknya. Mereka dapat menjual 0,8 BTC dengan leverage 5x. Setelah pesanan short ditempatkan, sistem akan secara otomatis meminjam 0,8 BTC untuk melakukan short pada harga 50.000 USDT. Pada saat ini, total aset Akun Spot Trader B adalah 50.000 USDT.


Dua hari kemudian, harga BTC turun menjadi 48.000 USDT, saat itu Trader B membeli 0,8 BTC dengan 38.400 (0,8 × 48.000) USDT dan secara manual membayar kembali 0,8 BTC yang dipinjam. Mereka dapat memperoleh keuntungan sebesar 1.600 USDT* berdasarkan perhitungan berikut:


Laba = 50.000 − 38.400 − 10.000


*Biaya perdagangan spot dan bunga tidak termasuk dalam contoh di atas. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang biaya yang dihitung, silakan merujuk ke Perdagangan Margin Spot: Penjelasan Biaya.


Apakah ini membantu?